Rindu Senja di Butta Salewangang
August 5th, 2012
1 Komentar
Semilir angin menggoda
Memaksa jiwa menekan rasa
Suasana senja
Di kota Butta Salewangang
Kota dimana nafasku mulai ada
Berada jauh darimu
Menyisakan banyak cerita rindu
Bahkan tangis pilu
Meski harus begitu
Semua untuk bakti pada Butta Salewangang
Jiwa terdesak tangis
Merintih dan meringis
Untuk sekedar merasakan manis
Menghirup udara di kota ini, Butta Salewangang
Aroma senja yang tak sama
Masih terus menggetarkan jiwa
Tetap merindumu selamanya
Jika disini senja itu hambar
Ku yakin disana senja itu tak tawar
Sebab ada rasa yang menggeliat dalam hati berbinar
Senja itu…
Kutunggu…
*Palangka Raya, 23:11 WIB





1 Komentar pada “Rindu Senja di Butta Salewangang”
betul sekali saudara apa yang kau utaraka melalui tulisan diatas, mengapa saya katakan demikian karena apa yang kurasakan sama persis dengan yang kau ungkapkan,,, Namanna berlian di makan di kampungx org tetap juga’jaki rindu sama Butta Salewangang ibarat kata hidupq tak sempurna jika tidak menghirup udarax butta salewangang….. I LOVE YOU FOREVER BUTTA SALEWANGANG …
[Balas Komentar]